TESTIMONIAL

Berikut salah satu konsumen yang bersedia untuk berbagi pengalaman tentang produk sari kurma Tromboplus :

"Alhamdulillah, dalam keadaan yang darurat setelah mendapat obat dokter, sari kurma TROMBOPLUS kami berikan kepada anak kami Alif (8 tahun).
Kondisi anak kami agak terlambat diperiksa hari ketiga, dan sudah muntah-muntah berat.

Setelah periksa dan minum obat, sari kurma TROMBOPLUS dikonsumsi per 1 jam dua sendok makan ditambah minuman isotonik dengan jumlah yang sering.


Dalam waktu semalam, panasnya turun dan paginya mulai segar.
Kombinasi obat dokter dan pemberian sari kurma TROMBOPLUS yang intensif dapat menanggulangi DBD (Demam Berdarah Dengue) di awal level penyakit.

Pilihan sari kurma TROMBOPLUS memang tidak salah, sari kurma ini benar-benar mendorong anak saya untuk dapat asupan kalori yang cukup dan menghentikan virus DB (Demam Berdarah) yang berkembang ... Insya Allah


Bapak Arief Kamaludin (Blackberry PIN 26A1D660)


Bagi yang ingin berbagi pengalaman seputar produk Tromboplus dapat mengirim SMS ke 0818800675, agar dapat ditampilkan di halaman website ini.

JAMBU BIJI : Psidium Guajava

Kandungan vitamin C jambu biji 2 x lipat dari jeruk manis

Pada jeruk manis kira2 49 mg per 100 g buah. Vit. C itu terkonsentrasi pada kulit dan daging bagian luarnya yang lunak dan tebal. Kandungan vitamin C jambu biji memuncak saat menjelang matang.

Anak2 umur 13-20 tahun butuh vit. C kira2 80-100 mg perhari sedang pada orang dewasa cuma butuh 70-75 mg perhari. Jadi kalo kamu makan jambu dengan berat 275 g per buah kamu udah nyukupin kebutuhan vit.C pada 3 orang dewasa atau 2 anak2 (hebatkan?)

Turunkan Kolesterol

Penelitian yang dilakukan Singh Medical Hospital and Research Center Morrabad, India, menunjukkan bahwa jambu biji dapat menurunkan kadar kolestreol total dan trigliserida darah serta tekanan darah pada penderita hipertensi. Menurut penelitian (lagi), memakan jambu biji 0,5-1 kg/hari selama empat minggu, risiko terkena sakit jantung dapat berkurang hingga 16 persen.

Memperlancar pencernaan

Pada buah jambu terdapat zat yang namanya tannin (yang bikin rasa sepet pada jambu). Dia itulah yang bermanfaat buat memperlancar pencernaan dan sirkulasi darah !

Sebagai anti oksidan

Likopen, yaitu zat karotenoid (pigmen penting dalam tanaman) yang memiliki aktivitas antioksidan, sehingga bermanfaat memberikan perlindungan pada tubuh dari serangan beberapa jenis kanker

Ragam Pemanfaatan

Menurut dokumentasi Parimin S.P. dan PDII–LIPI, di berbagai tempat, jambu biji lazim digunakan sebagai pengobatan dengan penyajian sebagai berikut:

Penguat jantung, membantu sistem pencernaan, dan antikanker

Jus jambu biji 200 ml+Jus apel 400 ml+Jus melon 200 ml+Madu murni 100 cc

Blender semua bahan sampai halus kemudian simpan di lemari pendingin. Minum secara teratur setiap pagi dan sore masing-masing 300 cc.

Demam berdarah dengue (DBD)

Ramuan 1: Jambu biji matang dan mengkal 3 buah dicuci bersih. Jambu yang sudah matang diblender sampai halus lalu disaring sehingga diperoleh jus jambu biji.

Jus jambu biji diminum tiga kali sehari sampai DBD sembuh. Buah yang mengkal dimakan langsung bersama kulitnya. Biji buah tidak perlu ikut dimakan.

Ramuan 2: Daun jambu biji segar 1 kg dicuci bersih, kemudian dipotong kecil-kecil (rajang). Blender dengan air secukupnya hingga halus. Saring dan endapkan, sehingga ekstrak daun terpisah dengan air. Oven ekstrak daun tersebut agar tahan lama.

Cara pemakaian:
  • Masukkan ekstrak ke dalam kapsul lalu minum dua kali sehari, setiap pagi dan sore.
  • Minum ekstrak daun bersama sirop jambu biji dengan takaran 1 sendok teh untuk 1/2 liter sirop yang diencerkan. Minum secara teratur sampai keluhan sembuh.
Diare

Ramuan 1 : Daun jambu biji 30 gr ditambah segenggam tepung beras direbus dengan 1-2 gelas air. Larutan diminum 2 kali sehari.
Ramuan 2 : Tiga lembar daun jambu biji muda segar dikunyah dengan sedikit garam, lalu ditelan. Lakukan sehari 2 kali.
Ramuan 3 : Enam lembar daun jambu biji dicuci bersih lalu ditumbuk sambil diberi 1 cangkir air matang, peras, minum airnya. Cukup untuk diminum 2 kali sehari.

Minum air perasannya. Lakukan setiap hari secara teratur, sampai benar-benar sembuh.

Maag

Delapan helai daun jambu biji dicuci, rebus dengan 1,5 liter air. Minum 3 kali sehari.

Disentri

Siapkan akar daun jambu biji secukupnya dan daun jambu 10 lembar. Potong-potong akar dan daun, cuci bersih, lalu rebus dengan air secukupnya selama 20 menit pada suhu 90 derajat Celsius. Saring air rebusan lalu minum secukupnya secara teratur sampai keluhan hilang.

Luka

Tiga pucuk daun jambu biji dicuci, kunyah sampai lumat. Tempelkan pada luka. Kandungan astringent-nya dapat menghentikan perdarahan.

Keputihan

Dua genggam daun jambu biji muda dan 7 helai daun sirih dicuci, rebus dengan segelas air, saring. Tunggu agak dingin lalu minum. Cukup untuk diminum 2 kali sehari.

Perut kembung pada anak

Tiga helai daun jambu biji, 2 cm kulit batang pulasari, 5 butir adas direbus dengan 1,5 gelas air sampai airnya tinggal setengah, saring. Minum 3 kali sehari. Dosis untuk anak di bawah umur 3 tahun sesendok makan, di atas 3 tahun 2 sendok makan.

Sakit kulit

Ramuan 1 : Segenggam daun jambu biji muda dan 7 kuntum bunga jambu biji dicuci, lumatkan sampai halus. Gosokkan pada kulit yang sakit.
Ramuan 2 : Daun jambu biji segar 500 gram dipotong-potong lalu direbus dengan air panas 90 derajat Celsius selama 20 menit. Saring air rebusan lalu gunakan untuk mandi selagi airnya masih hangat. Lakukan secara teratur sampai penyakit kulit hilang.

Diabetes

Satu buah jambu biji yang masih mengkal dipotong-potong, rebus dengan 3 gelas air hingga tinggal 1 gelas, saring. Minum 2 kali sehari.

Beser (sering buang air kecil)

Tiga pucuk daun jambu biji dicuci, lalap dengan sedikit garam dan merica. Makan setiap siang dan malam selama 2 hari.

Sariawan

Ramuan 1 : Rebus 1 genggam daun jambu biji segar ditambah 1 jari kulit batangnya dengan 1 liter air, saring. Minum 2 kali sehari.
Ramuan 2 : Daun jambu biji muda 2 lembar, daun sirih segar 1 lembar, daun saga segar satu genggam dicuci sampai bersih. Tumbuk semua bahan sampai halus lalu tambahkan air. Peras adonan itu lalu gunakan airnya untuk kumur-kumur 2-3 kali sehari.

Ambeien

Ramuan 1 : Daun jambu biji muda atau pucuknya dan sebuah pisang batu dicuci, lalu ditumbuk. Minum air perasannya. Lakukan setiap hari secara teratur, sampai benar-benar sembuh.
Ramuan 2 : Buah jambu biji segar 500 gram direbus menggunakan air secukupnya hingga menjadi cairan kental. Oleskan cairan itu ke bagian tubuh yang sakit.

Ternyata banyak manfaat yang kita peroleh dari mengkonsumsi buah jambu biji. Sudahkah anda mengkonsumsi jambu biji hari ini?

Referensi:

Kompas.com
http://www.dechacare.com/Jambu-Biji-Cegah-Jantungan-I221.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Jambu_biji

TRANSFUSI DARAH

Transfusi darah adalah suatu tindakan medis yang bertujuan mengganti kehilangan darah pasien akibat kecelakaan, operasi pembedahan atau oleh karena suatu penyakit. Darah yang tersimpan di dalam kantong darah dimasukan ke dalam tubuh melalui selang infus.

Kapan kita memerlukan transfusi darah?

Transfusi darah diperlukan saat anda kehilangan banyak darah, misalnya pada :
  • Kecelakaan, trauma atau operasi pembedahan yang besar.
  • Penyakit yang menyebabkan terjadinya perdarahan misal maag khronis dan berdarah.
  • Penyakit yang menyebabkan kerusakan sel darah dalam jumlah besar, misal anemia hemolitik atau trombositopenia.
Jika anda menderita penyakit pada sumsum tulang sehingga produksi sel darah terganggu seperti pada penyakit anemia aplastik maka anda juga akan membutuhkan transfusi darah. Beberapa penyakit seperti hemofilia yang menyebabkan gangguan produksi beberapa komponen darah maka anda mungkin membutuhkan transfusi komponen darah tersebut.

Apakah transfusi darah aman?

Menurut Palang Merah Indonesia (PMI), darah transfusi di Indonesia relatif aman dan bebas dari segala macam penyakit berbahaya. Setiap darah donor akan dilakukan pemeriksaan yang ketat sehingga jarang sekali seseorang mendapatkan penyakit dari darah donor.

Masalah utama transfusi darah yang saat ini masih ada adalah kecelakaan akibat ketidakcocokan golongan darah. Meskipun angka kejadiannya boleh dikatakan sangat kecil namun inkompabilitas transfusi darah ini beresiko menyebabkan penderita mengalami reaksi yang sangat serius dan mengancam nyawa.

Beberapa penderita mendonorkan darahnya beberapa minggu sebelum dioperasi. Jika dalam operasi dibutuhkan darah maka dia dapat menggunakan darahnya sendiri sehingga reaksi transfusi dapat dikurangi.

Saat menerima darah transfusi, sistem pertahanan tubuh akan bereaksi karena menganggap darah yang masuk adalah benda asing. Tubuh akan menolak darah yang masuk dan berusaha menghancurkannya. Namun, keadaan ini dapat dicegah dengan pemeriksaan golongan darah yang ketat sebelum dilakukan transfusi darah. Darah penerima dan darah donor dicocokan golongan darahnya, baik melalui sistem ABO maupun Rhesus.

Meskipun telah dilakukan pencocokan golongan darah, beberapa penderita tetap dapat mengalami reaksi ringan transfusi darah seperti :
  • Demam.
  • Gatal dan bintik bintik merah pada kulit.
  • Nafas pendek.
  • Nyeri.
  • Berdebar debar.
  • Menggigil.
  • Tekanan darah menurun.
Reaksi transfusi ini memang sedikit menakutkan namun tidak berbahaya jika cepat ditangani.

Apa sih golongan darah itu dan mengapa sangat penting?

Golongan darah yang sangat penting dalam transfusi darah adalah sistem ABO dan Rhesus. A, B, AB dan O adalah penggolongan darah dalam sistem ABO. Setiap tipe pada sistem ABO memiliki nilai postif dan negatif, nilai ini dikenal dengan faktor Rhesus. Misalnya, jika anda memiliki golongan darah A+ artinya anda memiliki golongan darah A pada sistem ABO dan faktor Rhesus anda adalah positif.

Jika anda menerima darah transfusi yang golongannya tidak cocok maka dapat terjadi reaksi transfusi. Reaksi ringan jarang sekali berbahaya, tapi tetap harus mendapatkan penanganan cepat dan tepat sementara reaksi yang berat dapat mematikan.

Bagaimana darah dikumpulkan?

Darah yang tersedia di bank darah dikumpulkan dari para pendonor sukarela. Sebelum donor darah dilakukan maka pendonor akan dilakukan pemeriksaan kesehatan untuk mengetahui riwayat penyakit yang pernah diderita. Hanya pendonor yang dapat melewati pemeriksaan ini yang dapat mendonorkan darahnya.

Darah donor yang telah diambil selanjutnya dilakukan pemeriksaan terhadap penyakit berbahaya dan golongan darahnya. Jika ditemukan suatu masalah maka darah tersebut akan dibuang.

Darah yang telah lolos seleksi selanjutnya dipisahkan komponen darahnya lalu disimpan atau dikirim untuk segera digunakan.

Darah yang tersimpan di bank darah tidak dapat disimpan dalam waktu lama, hal ini menyebabkan bank darah dalam hal ini PMI sangat membutuhkan para pendonor sukarela guna mencukupi keperluan darah yang kian hari kian meningkat.

TROMBOSIT : Sel Pembeku Darah

Sel darah pembeku disebut juga trombosit. Trombosit bentuknya tidak beraturan, berukuran kecil ± 3 μ dan tidak memiliki inti. Jumlahnya ± 200.000 – 450.000/mm3 darah. Trombosit dibuat dalam sumsum merah dari megakariosit. Megakariosit merupakan trombosit yang sangat besar dalam sumsum tulang. Trombosit berfungsi dalam proses pembekuan darah jika terjadi luka. Sifatnya rapuh, jika terkena benturan pada bidang yang besar atau berhubungan dengan udara akan pecah dan akan mengeluarkan zat yang disebut trombokinase atau tromboplastin.

Apabila terjadi luka dan darah keluar, trombosit akan bersentuhan dengan permukaan luka yang kasar, akan pecah dan mengeluarkan tromboplastin/trombokinase. Trombokinase bersama-sama ion Ca++ akan mengubah protrombin menjadi trombin. Protombin adalah senyawa globulin yang larut dalam plasma darah. Protrombin dibuat di dalam hati dengan bantuan vitamin K.

Trombin akan mengubah fibrinogen menjadi fibrin yang akan menghalangi keluarnya sel-sel darah hingga terjadi pembekuan darah dalam waktu ± 5 menit. Untuk lebih jelasnya, perhatikanlah bagan pembekuan darah berikut ini




Dari uraian tersebut, secara ringkas dapat disimpulkan bahwa untuk proses pembekuan darah diperlukan trombokinase, Ca++, vitamin K, protrombin. Jika salah satu komponen tidak ada, proses pembekuan darah akan terhambat. Hemofilia merupakan penyakit bawaan, yaitu seseorang tidak mampu menghasilkan zat antihemofili, sehingga darahnya sukar membeku jika terjadi luka. Penyakit itu merupakan warisan yang diturunkan dari kedua orang tua.

Sebaliknya pada proses pengambilan darah, agar pembekuan darah dapat dicegah dilakukan hal-hal berikut:
  1. Memberikan garam natrium sitrat atau natrium oksalat, dengan tujuan mengikat ion Ca++ hingga pembentukan trombin terhambat.
  2. Mencegah terjadinya luka yang besar, misalnya menggunakan jarum yang tajam.
  3. Darah yang sudah diambil disimpan di tempat yang dingin, pada suhu 0ºC, hingga enzim pembekuan tidak aktif.
  4. Memberikan bahan antikoagulasi, seperti hirudin, heparin yang menghalangi reaksi fibrinogen dengan trombin.

DEMAM BERDARAH !!! KENALI DAN TANGGULANGI DENGAN "TROMBOPLUS"

Penyebab
Gigitan nyamuk Aedes Aegypti betina yang sebelumnya telah menggigit penderita Demam Berdarah Dengue “DBD”, kemudian virus itu berkembang biak di dalam nyamuk dan menularkan virus Dengue kepada semua orang melalui gigitan nyamuk.

Ciri-ciri
Nyamuk Aedes Aegypti berbadan sedikit lebih kecil dari nyamuk biasa, berwarna hitam bergaris-garis putih sepanjang tubuh sampai kaki, berkembang biak pada air bersih dan nyamuk ini aktif di siang hari.
Puncak Serangan, Aedes Aegypti adalah 2 jam setelah matahari terbit (Jam 08.00 – 09.00) dan 2 jam sebelum matahari terbenam (Jam 16.00 – 17.00)

Akibat
Ketika virus Dengue masuk ke tubuh seseorang, ada empat kemungkinan : Pertama tidak ada gejala sama sekali, Sehat-sehat saja, kedua hanya demam 1-2 hari dan dapat sembuh sendiri. Ketiga, terserang demam dengue. Keempat, positif terkena Demam Berdarah Dengue “DBD”.

Tanda-tanda
Demam Dengue; penderita akan demam, sakit kepala hebat, nyeri otot dan persendian, mual dan muntah jika disertai kebocoran plasma dan akan berubah menjadi DBD, Apabila sekitar 3-7 hari setelah demam menyerang penderita mengalami keadaan; suhu tubuh menurun, denyut nadi melemah dan cepat, kulit semakin dingin dan lembab, sehingga makin banyak kehilangan cairan, terjadi sianosis (warna kebiru-biruan) di sekitar mulut karena kekurangan oksigen dalam, tekanan darah makin turun dan akhirnya terjadi shock, maka penderita telah mencapai DSS atau Demam Shock Syindrom. “Demam yang harus dicurigai adalah demam akut yang tiba-tiba tinggi (39°C atau 40°C) disertai nyeri sendi dan otot.

DBD menurut WHO
Gejalanya dibagi menjadi empat Kriteria ;
Derajat I
demam disertai gejala tidak khas dan satu-satunya manifestasi perdarahan adalah uji tourniquet positif (dengan dibalut manset tensi meter selama 5 menit lalu muncul bintik-bintik merah yang tidak hilang ketika di tekan.)
Derajat II
derajat I disertai perdarahan kulit/perdarahan yang lain.
Derajat III
terdapat kegagalan sirkulasi darah, yaitu nadi cepat dan lemah, tekanan nadi menurun kurang dari 20 mmHg atau hypotensi disertai kulit dingin, lembab dan penderita menjadi gelisah.
Derajat IV
perdarahan berat dengan nadi tak teraba dan tekanan darah tak teratur.

Kapan Infus cairan diperlukan?
Jika kadar trombositnya kurang dari 100.000/mm³, cairan infus diberikan pula kepada penderita yang trombositnya diatas 100.000/mm³ namum penderita muntah-muntah dan sulit makan. Pada penderita DBD terjadi kekurangan cairan akibat merembesnya plasma yang keluar dari pembuluh darah.

Kapan tes darah dilakukan?
Saat demam tinggi tak kunjung turun selama 3 hari berturut-turut dokter akan menganjurkan pemeriksaan darah ke laboratorium.
Mengapa harus 3 hari?
Karena, virus dengue dalam darah selama 3 hari pertama bertempur dengan antibody penderita, sehingga dokter akan kesulitan saat harus mendeteksi keberadaan virus dengue dalam tubuh penderita sebelum 3 hari, pada penderita DBD trombosit bias turun dibawah 100.000/mm³. Sementara kadar trombosit normal 150.000 – 440.000/mm³, jika kurang dari 40.000/ mm³ penderita beresiko mengalami perdarahan, sedangkan jika kadarnya kurang dari 20.000/mm³ resikonya akan terjadi perdarahan tiba-tiba, sedangkan jika kadarnya kurang dari 5000/mm³ penderita akan mengalami resiko paling tinggi untuk tidak tertolong yakni perdarahan otak.

Kapan dilakukan transfuse darah?
Jika kadar trombosit menurun drastis, sehingga dengan transfuse darah kadar trombosit akan naik dengan sendirinya ditambah dengan suplemen-suplemen yang mendukung seperti asam amino protein dan vitamin-vitamin.

Menanggulangi penderita DBD
DBD derajat I tidak perlu di rawat inap, kalau penderita bisa diajak kerjasama, prinsip penanganan adalah : istirahat total, konsumsi TKTP (Tinggi Kalori Tinggi Protein), banyak minum suplemen protein dan Vitamin, bila perlu antipiretik alami, nasihat untuk control, terutama bila muncul tanda-tanda yang tidak diinginkan atau panas tidak mau turun.
DBD derajat II, sebaiknya dirawat inap mengingat kemungkinan timbulnya perdarahan dan berkembang menjadi derajat II dan IV.

Makanan yang harus dihindari
Selama perawatan penderita DBD dilarang mengkonsumsi makanan yang bisa menyebabkan luka pada lambung seperti soft drink, asam, makanan pedas, dan buah-buahan yang berkadar alkohol atau gas seperti durian, nangka dan lain-lain.

Pokok penanganan
  1. Istirahat,
  2. Konsumsi TKTP (Tinggi Kalori Tinggi Protein),
  3. Minum suplemen yang bisa tingkatkan kadar trombosit, ketahanan trombosit dan menguatkan dinding pembuluh darah,
  4. Cukup cairan,
  5. Bila muntah-muntah sehingga cairan bisa masuk lewat oral maka perlu infuse,
  6. Transfusi darah apabila terjadi perdarahan hebat di dalam tubuh penderita DBD.
(Dikutip dari : http://pt-sar.com)


KENAPA MEMILIH SARI KURMA "TROMBOPLUS"??

karena Sari Kurma Tromboplus terbuat dari 2 bahan herbal yang sudah sangat terkenal sekali manfaatnya untuk mencegah dan menyembuhkan penyakit demam berdarah "DBD"/Obat DBD, dengan cara meningkatkan Trombosit dalam darah.

Khasiat Sari Kurma bagi penyakit Demam Berdarah "DBD"
Khasiat sari kurma untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit sudah tak diragukan lagi. Manfaat kurma bagi kesehatan manusia juga dijelaskan dalam Al-Quran. Salah satu manfaat sari kurma adalah mengobati demam berdarah. Kandungan zat-zat dalam sari kurma mampu menaikkan kadar trombosit dalam darah dan mengembalikan volume plasma atau cairan darah.

Mengapa sari kurma sangat mujarab untuk mengobati demam berdarah?
Ternyata dalam 100 gram kurma terdapat kandungan sebagai berikut :
  • Mineral (calsicum 52mg, iron 1,2 mg, magnisium 50 mg, phosphorus 60 mg, patassium 667 mg, sodium 13 mg, choride 271 mg, sulphur 14,7 mg, manganese 4,9 mg, copper 2,4 mg, zinc 1,2 mg, cobalt 1,9 mg).
  • Vitamin: vitamin A 90 IU, Tharmin B1 93 mg, Ripovlavine B2 144 mg, Biotin 4,4 microgram, Folio Acid 5,4 microgram, Niacin 2,0 mg, Ascorbic Acid 6,1 mg, Glucose 38,5 gms, Fructose 35,5 gms, Other Sugars 3,4 gms, Protein 2,35 gms, Fat 0,43 gms.
  • Energi 323 cal.
Sumber : http://sarikurma.hangat.info

Lebih lanjut tentang: Tentang Demam Berdarah

ETIOLOGI
Penyakit Demam Berdarah (DBD) adalah penyakit menular berbahaya yang disebabkan oleh virus, menyebabkan gangguan pada pembuluh darah kapiler dan sistem pembekuan darah sehingga mengakibatkan perdarahan, dapat menimbulkan kematian, penyebab penyakit adalah virus yang menggangu pembuluh darah kapiler dan pada sistem pembekuan darah, sehingga mengakibatkan perdarahan- perdarahan.

GEJALA
Gejala penyakit DBD adalah:
  1. Mendadak panas tinggi selama 2 - 7 hari, tampak lemah lesu suhu badan antara 38ºC sampai 40ºC atau lebih.
  2. Tampak binti-bintik merah pada kulit dan jika kulit direnggangkan bintik merah itu tidak hilang.
  3. Kadang-kadang perdarahan di hidung (mimisan).
  4. Mungkin terjadi muntah darah atau berak darah
  5. Tes Torniquet positif
  6. Adanya perdarahan yang petekia, akimosis atau purpura
  7. Kadang-kadang nyeri ulu hati, karena terjadi perdarahan di lambung
  8. Bila sudah parah, penderita gelisah, ujung tangan dan kaki dingin berkeringat perdarahan selaput lendir mukosa, alat cerna gastrointestinal, tempat suntikan atau di tempat lainnya
  9. Hematemesis atau melena
  10. Trombositopenia ( =100.000 per mm3)
  11. Pembesaran plasma yang erat hubungannya dengan kenaikan permeabilitas dinding pembuluh darah, yang ditandai dengan munculnya satu atau lebih dari: - Kenaikan nilai 20% hematokrit atau lebih tergantung umur dan jenis kelamin - Menurunnya nilai hematokrit dari nilai dasar 20 % atau lebih sesudah pengobatan - Tanda-tanda pembesaran plasma yaitu efusi pleura, asites, hipo -proteinaemia
CARA PENULARAN
Penyakit Demam Berdarah ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti yang mengandung virus Dengue.
Ciri-ciri nyamuk Aedes aegypti:
  1. Berwarna hitam dan belang- belang ( loreng) putih pada seluruh tubuh
  2. Berkembang biak di tempat penampungan air (TPA) dan barang-barang yang memungkinkan air tergenang seperti : Bak mandi, tempayan, drum, vas bunga, ban bekas, dll.
  3. Nyamuk Aedes aegypti tidak dapat berkembang biak di selokan/got atau kolam yang airnya langsung berhubungan dengan tanah
  4. Biasanya menggigit manusia pada pagi atau sore hari
  5. Mampu terbang sampai 100 meter

Pertanyaan Seputar Demam Berdarah Dengue (DBD)

Demam berdarah dengue (DBD) atau sering juga disebut Dengue hemorhagic Fever (DHF) adalah salah satu dari penyakit infeksi tropik tersering di Indonesia yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti. DBD pertama kali dicurigai di Surabaya pada tahun 1968, setelah itu angka kesakitan rata-rata dari DBD di Indonesia terus meningkat serta mencapai puncaknya di tahun 1988, kemudian disusul peningkatan yang terus terjadi secara dramatis. Berdasarkan jumlah kasus DBD, Indonesia menempati urutan kedua setelah Thailand.

Kapan seseorang dicurigai menderita DBD?
Seseorang dicurigai menderita DBD apabila; demam tinggi mendadak dan terus menerus selama 2-7 hari dengan sebab yang tidak jelas, sedikit bereaksi dengan obat penurun panas (turun sedikit kemudian naik lagi), disertai mual, muntah, sakit kepala, pegal-pegal di sekujur tubuh, nyeri dibelakang bola mata dan kadang-kadang disertai batuk. Timbul perdarahan spontan mulai dari yang ringan berupa bintik-bintik merah yang tidak hilang dengan penekanan,hingga mimisan, gusi berdarah, dan berak lembek-cair berwarna hitam seperti ter. Ada nyeri ulu hati terlebih dengan penekanan pada daerah tersebut.

Apa yang terjadi dan mengapa dapat fatal?
Infeksi virus dengue menyebabkan suatu proses imunologis yang berakhir dengan kebocoran plasma, kebocoran ini menyebabkan suatu kondisi yang menyerupai dehidrasi, dari yang ringan, hingga syok. Keadaan syok inilah yang sangat fatal dan penyebab kematian utama pada penderita DBD. Dengan permeabilitas kapiler pembuluh darah yang meningkat inilah sel darah merah dapat merembes keluar, tampil sebagai perdarahan spontan. Perlu diketahui, penderita DBD bukan fatal karena perdarahannya, melainkan kebocoran plasma-nya.

Trombosit saya berapa?
Ini adalah suatu pertanyaan yang kerap kali ditanyakan oleh penderita DBD di rawat inap. Jumlah Trombosit manusia pada umumnya adalah 200000-400000/μL. Apabila <200000/μl>400000/μL disebut Trombositosis yang biasanya gambaran dari Polisitemia vera. Penderita DBD akan mengalami trombositopenia dalam perjalanan penyakitnya, pada saat demam jumlah trombosit ini tidak jauh menurun (hari pertama hingga ke-3 demam) kemudian akan terus menurun mulai hari ke-4 hingga ke-6 atau ke-7, disusul peningkatan dramatik sampai ke nilai normal. Perlu diketahui bahwa penurunan jumlah trombosit bukan karena produksi yang berkurang atau lisis karena infeksi virus, tetapi disebabkan oleh agregasi trombosit di perifer pembuluh darah. Sehingga seyogyanya tidak perlu khawatir dengan jumlah trombosit yang rendah, asalkan tanda-tanda kebocoran plasma dapat diawasi dengan seksama.

Bagaimana cara menaikkan trombosit?
Begitu banyak kepercayaan-kepercayaan serta pengobatan alternatif yang diyakini dapat memberikan kenaikan jumlah trombosit, seperti minum jus jambu, hingga obat-obat alternatif lainnya. Namun perlu diketahui bahwa tidak satupun dapat menaikan jumlah trombosit, semua itu mitos!! Yang penting adalah asupan cairan yang cukup hingga banyak dan didukung oleh infus cairan. Tak kalah penting adalah bed rest total, dalam artian hanya miring kiri dan miring kanan ditempat tidur hingga perbaikan klinis yang nyata. Seringkali penderita jatuh kedalam keadaan syok karena memaksakan diri untuk berjalan, terutama ke kamar mandi. Maka dari itu penggunaan pispot sangatlah dianjurkan.

Dok, obat untuk demam berdarah yang saya alami apa?
Tidak lain adalah istirahat total dan terapi-terapi simtomatik seperti penurun panas (Parasetamol), intake cairan (infus), antiemetikum yang bisa diganti dengan B kompleks. Rawat inap perlu untuk memantau keadaan trombosit dan manifestasi perdarahan yang fatal dan syok.

Kapan saya boleh pulang?
Penderita diperbolehkan pulang dari rawat inap apabila; terdapat perbaikan klinis, serta laboratoris berupa jumlah trombosit >100000/μL, tanpa keluhan dan temuan lain yang dapat menjadi indikasi rawat inap.

Apa yang dapat saya lakukan?
Apabila telah curiga terjangkit DBD, segera periksakan ke klinik terdekat, berikan obat-obat penurun panas untuk mengurangi ketidaknyamanan. Ingat-ingat kembali, pada hari apa dan jam berapa demam mulai timbul, tunjukkan pada dokter apabila muncul bintik-bintik merah. Mintalah surat keterangan DBD lalu laporkan ke kelurahan setempat untuk dilakukan fogging.

 
Powered by Blogger | Printable Coupons